sinetron-indonesiaBagi penonton setia SCTV pastinya tahu dengan salah satu sinetron yang cukup dikenal yaitu sinetron berjudul pangeran. Nah yang menarik, sinetron yang satu ini tiba tiba saja diberhentikan masa tayangnya. Yang lebih aneh lagi pada saat episode terakhir tidak terlihat dengan jelas apakah memang benar sinetron ini sudah usai atau masih berlanjut karena yang paling aneh adalah tidak adanya pertanda sinetron bersambung atau tamat setelah after credit yang membuat banyak orang bertanya tanya apakah sinetron yang satu ini sudah selesai atau masih berlanjut ke depannya. Nah bagi sobat sekalian yang penasaran dengan sinetron ini dan teori serta spekulasinya berikut ini adalah beberapa teori mengenai sinetron yang satu ini.

Sinetron Pangeran Berakhir?

Sinetron Pangeran Berakhir?

Berakhirnya Sinetron Pangeran

Salah satu teori mengapa sinetron pangeran berakhir mungkin adalah rating yang naik turun (baca: Rating Acara TV Indonesia 3 Januari 2016) selama dua bulan terakhir akan tetapi sebenarnya dengan rating naik turun tersebut pangeran masih bisa dibilang sebagai salah satu tayangan yang paling digemari di SCTV. Oleh karena itu hal ini menjadi fenomena tersendiri. Banyak penggemar dan juga fans dari sinetron ini merasa menyesal dan kecewa karena tayangan episode terakhir yang tidak menyematkan kata tamat atau bersambung dimana masih banyak sekali pertarungan dan konflik yang belum terpecahkan, belum lagi tamatnya pun tidak jelas dan membuat banyak orang merasa kecewa serta kurang puas akan hasil akhir dari sinetron ini yang bisa dibilang cukup diminati.

Yang membuat pangeran menjadi salah satu sinetron yang diminati adalah karena sinetron ini menyajikan dua jenis cerita yaitu masa lalu dan masa sekarang dan berhasil mengkombinasikannya dengan baik dan apik sehingga orang orang pun merasa senang menontonnya. Meskipun rating juga sempat naik turun sinetron ini tetap mempertahankan kualitas penulisan dan juga cerita sehingga tidak terlalu melenceng jauh dari tema yang ada. Akan tetapi meskipun demikian palu sudah diketuk sehingga kita sebagai penggemar sinetron ini hanya bisa berlapang dada saja semoga di lain kesempatan aka nada pengganti yang lebih baik dan lebih berbobot untuk memajukan dunia persinetronan Indonesia.

Suka artikel ini? Bagikan:

Komentar

Komentar

Comments are closed.