NAGA BANGOR TEA

NAGA BANGOR TEA

sinetron-indonesia.com. Naga Bangor Tea Episode 8 menceritakan Ayat bangun tidur dan tengah berolahraga ringan di depan rumahnya. Saat Ayat asyik berolahraga, muncul Wisesa dari dalam rumahnya dan dengan santai memanaskan mesin motornya, dan memain-mainkan gas motornya.

Sinopsis Lengkap Naga Bangor Tea Episode 8

Ayat bangun tidur dan tengah berolahraga ringan di depan rumahnya. Saat Ayat asyik berolahraga, muncul Wisesa dari dalam rumahnya dan dengan santai memanaskan mesin motornya, dan memain-mainkan gas motornya. Ayat sewot dan akhirnya terjadi pertengkaran hebat.Kokom dan Tata prihatin melihat ulah suami-suami mereka. Akhirnya keduanya sepakat bikin kembar suami-suami mereka, dari mulai baju, celana, topi dan asesoris lainnya. Namun, kekembaran itu belum diketahui oleh Wisesa dan Ayat.

Ayat dan Adung diperintah oleh Naga menemui seorang klien, -seorang sekretaris bos-, yang meminta jasa genk Naga Bangor melakukan pengawalan seorang bos besar yang akan mengadakan rapat pemegang saham perusahaan di kota Bandung. Mereka berencana ketemu di sebuah restoran, tapi Adung menolak karena tak biasa makan di restoran mewah. Alhasil, setelah ribut soal tempat makan akhirnya mereka batal makan di sebuah restoran tapi cukup ngobrol di pinggir jalan.

Info genk Naga Bangor mendapat order pengawalan seorang bos besar sampai juga ke markas genk Pasumar. Sanjaya naik pitam, lalu meminta Wisesa, Asep dan Oceng melakukan sabotase agar order itu batal, atau malah beralih mengorder ke genk Pasumar. Wisesa, Asep, dan Oceng berangkat. Wisesa, Asep dan Oceng terlambat menemui Ayat dan Adung. Klien genk Naga Bangor sudah pergi, dan janji pengawalan sudah deal. Wisesa marah. Terjadi ketegangan antara Wisesa Cs dan Ayat-Adung. Ayat meledek Wisesa dan tanpa sadar keceplosan bilang pengawalan akan dijalankan mulai besok. Wisesa marah. Ketika kemarahan akan meledak, terdengar sirene polisi. Mereka pun bubar kabur.

Abah ngomel-ngomel karena bangun kesiangan. Abah menyalahkan alarm jamnya yang katanya salah berbunyi. Mila yang tengah bersiap pergi ke bengkel jadi sedikit “gerah” karena suara omelan Abah. Akhirnya Mila punya akal, Mila minta Abah tidur lagi dan menyetel alarm jam sesuai keinginan Abah lalu membunyikannya. Abah terbangun dan dengan suka cita menuju kamar mandi.Mila tiba di bengkel motor. Mila ingin menservis motornya karena mesin motornya dirasa kurang nyaman. Saat Mila dan Boni siap membongkar mesin motor, datang seseorang yang merasa gak puas dengan kerja Boni yang asal-asalan, hingga mesin motor miliknya malah jadi gak beres. Orang itu akan mengobrak-abrik bengkel Boni tapi dicegah Mila dan terjadi perkelahian. Orang itu akhirnya menantang Mila trek-trekan.

Wisesa, Asep dan Oceng tiba di markas dan memberi laporan pada Sanjaya kalau misi mereka menyabotase order pengawalan gagal total. Wisesa cerita bahwa pengawalan akan dimulai besok. Sanjaya geram dan memerintahkan besok mereka harus mencegat dan menggempur genk Naga Bangor. Di sisi lain, Naga, Ayat dan Adung tengah mempersiapkan pengawalan esok hari. Naga meminta Adung menghubungi klien yang tadi ditemuinya, untuk memastikan esok hari ketemu dimana dan jam berapa. Adung tak punya pulsa, meminjam hp Naga, tapi ternyata hp Naga tertinggal di rumah.

Malam harinya, Mila ditantang trek-trekan. Saat tengah ngetrek, lewat Naga dan melihat Mila. Tiba-tiba muncul Abah dan angkotnya. Abah ngomel ada orang trek-trekan. Karena Abah pikun, Abah tak tahu yang ngetrek Mila. Abah meminta yang ngetrek bubar dan pulang. Mila dan lawannya pulang. Abah berlalu. Muncul Aceng Ikri yang langsung memnyemprot Naga karena Naga sudah merepotkan Aceng, karena Aceng diminta Ambu mencari Naga gara-gara Naga tak bisa dihubungi karena hp-nya tertinggal.

Esok harinya, Naga bangun kesiangan. Naga tergesa-gesa mau berangkat tapi Ambu malah memintanya membantu membuka warung karedok Ambu. Terpaksa Naga membantu Ambu dulu. Sementara Ayat di rumahnya sudah berdandan rapi dengan kemeja, celana dan asesoris lain yang kembar dengan Wisesa. Ayat kemudian pergi. Wisesa di rumahnya juga demikian. Wisesa memakai baju, celana dan asesoris yang kembar dengan Ayat. Setelah Ayat tak terlihat, Wisesa kemudian pergi menjemput Sanjaya.

Ayat, Adung dan Naga bertemu. Ayat membanggakan baju barunya. Adung dan Naga cuma tertawa. Sementara di rumahnya, Sanjaya siap mau berangkat eh pas ketemu Abah di luar rumahnya, Abah marah karena mengira Sanjaya sopir tembak di pangkalan yang mau membawa angkot Abah. Abah main pencak segala. Sanjaya buru-buru pergi. Asep, Oceng, Wisesa, Sanjaya bertemu di markas. Oceng memuji-muji baju Wisesa. Wisesa bangga. Mereka pun pergi hendak menggempur Naga Bangor.

Di sebuah jalan tak jauh dari bandara / stasiun kereta (diceritakan seolah habis menjemput Big Bos yang akan dikawal), Naga Cs tengah mengawal seorang Big Bos dan sekretaris bos. Mendadak muncul Wisesa Cs, sementara Sanjaya hanya mengamati dari kejauhan. Wisesa memberi aba-aba, lalu muncul anggota Pasumar yang lain. Ayat juga tak mau kalah. Ayat tepuk tangan, muncul anggota lain genk Naga Bangor. Saat itu, Ayat dan Wisesa belum bertemu muka. Ketegangan pun memuncak. Big Bos dan sekretarisnya ketakutan lalu malah kabur mencegat taksi. Perkelahian tak terelakkan. Kedua genk bertemu. Tapi, saat Wisesa dan Ayat berhadapan, keduanya heran dan juga geram karena memakai pakaian kembar. Sementara para anggota genk, baik Naga Bangor maupun Pasumar, tertawa ngakak. Pertempuran pun batal.

Pemain Naga Bangor Tea

  1. Josh Sitompul sebagai Naga Bangor alias Naga Sudrajat
  2. Yati Surrachman sebagai Ambuh (Ibu Naga Bangor)
  3. Sabrina Sameh sebagai Mila
  4. Edi Brokolli  sebagai Ayat
  5. Valentino
  6. Rully P. Project
  7. Joe P. Project
  8. Julian Kunto
  9. Erwin Moron
  10. Budi Arab
  11. Dadan P. Project

Jam Tayang Naga Bangor Tea

Setiap Hari Pkl 20.15 WIB (MNCTV)

Cek juga:

  1. Naga Bangor Tea Episode 7
  2. Naga Bangor Tea Episode 9

Demikianlah sinopsis Naga Bangor Tea Episode 8 menceritakan Ayat bangun tidur dan tengah berolahraga ringan di depan rumahnya. Saat Ayat asyik berolahraga, muncul Wisesa dari dalam rumahnya dan dengan santai memanaskan mesin motornya, dan memain-mainkan gas motornya.

Suka artikel ini? Bagikan:

Komentar

Komentar

Comments are closed.