sinetron-indonesia. Banyak yang menganggap dengan bersekolah di sekolah memasak elit dan mahal akan membuat kualitas dari lulusannya terjamin. Namun, anggapan itu tak selamanya benar. Baru-baru ini seorang Ibu  dari 3 orang anak yang bernama Bee Patel telah menghabiskan tabungannya untuk menempuh pendidikan memasak di sebuah sekolah memasak elit dan mahal di Inggris, Le Cordon Bleu demi meraih impiannya menjadi seorang koki bintang lima.

Baca juga:

Kreatif! Pria Ini Membuat Patung Prajurit Perang Dunia I dari Besi Bekas Seperti Kunci Pas, Sepatu Kuda, Dongkrak, dan Rem Cakram

Mengidap Penyakit Langka, Bocah Ini TerusTidur Selama 3 Bulan dan Hanya Bangun Beberapa Menit

Meski Sudah Tidur Selama 22 Jam, Wanita Ini Masih Ngantuk Juga. Kenapa Ya?

Bayar 667 Juta untuk Sekolah Memasak Elit, Wanita Ini Malah Di Bully Habis-Habisan sampai Dikeluarkan

Bee Patel

Bee Patel (foto: Dailymail)

Seperti dilansir dari Dailymail, Bee Patel awalnya seorang ahli hukum , namun impiannya adalah menjadi seorang koki terkenal di Inggris. Untuk itu ia dan suaminya menabung sedikit demi sedikit hingga terkumpul uang sejumlah £40,000 atau sekitar 667 juta rupiah untuk bersekolah di sekolah memasak elit Le Cordon Bleu. Yang memang sudah dikenal sebagai paspor untuk masuk ke dunia kuliner.

Mirip seperti kontes memasak Master Chef dimana para juri memberikan kritik pedas. Alih-alih diberi pengetahuan yang sepadan dengan biaya yang ia keluarkan, wanita ini justru sering dibully oleh para pengajar dan para siswa sekolah memasak elit tersebut. Diawalin dengan kritikan pedas para juri terhadap kue tart lemon yang ia buat. Merusak kue yang telah dibuat saat mengajar dan penghinaan terhadap koki lainnya.

Sekolah Masak Elit Le Cordon Bleu

Sekolah Masak Elit Le Cordon Bleu (foto: Abclocal)

Patel mengatakan ia sering mendapatkan kritikan secara terus menerus serta intimidasi sehingga membuat kepercayaan diri dan kenyamanannya di dapur hancur. Selain itu, siswa lainnya juga sering membully dirinya serta mencuri bahan-bahan memasak dan menyabotase hidangan yang sudah ia buat saat menempuh pendidikan di sekolah masak elit tersebut.

Patel harus bangun setiap hari pada pukul 4 pagi untuk naik commuter line dari rumahnya di Leicester. Ia sudah menghabiskan 10 minggu dari total 15 bulan waktu kursus yang harus ia jalani dan ia menyatakan sudah tidak kuat lagi karena membuatnya frustasi. Bahkan suatu ketika saat ia gagal dalam sebuah ujian, Patel harus membayar £ 6.000 atau sekitar 100 juta rupiah agar bisa kembali mengikuti kursus. Kini, Patel berusaha meminta kembali uang yang sudah ia keluarkan untuk bersekolah di sekolah memasak elit tersebut namun kabar terakhir menyebutkan pihak Le Cordon Bleu tidak mau mengembalikan dengan alasan sudah sesuai kontrak.

 

Suka artikel ini? Bagikan:

Komentar

Komentar

Comments are closed.